6 Cara Pencegahan Luka Dekubitus Dengan Mudah & Alami

6 Cara Pencegahan Luka Dekubitus Dengan Mudah & Alami

6 Cara Pencegahan Luka Dekubitus Dengan Mudah & Alami

Setelah pada artikel sebelumnya pernah dibahas mengenai :

4 tingkatan luka dekubitus dan cara mengobati luka dekubitus dengan menggunakan madu. Nah, pada artikel kali ini Anda akan mengetahui bagaimana proses cara pencegahan mereka yang memiliki resiko mengalami luka dekubitus.

Pada artikel sebelumnya dijelaskan bahwa luka dekubitus ini dapat terjadi pada orang yang menghabiskan banyak waktu di kursi roda atau tempat tidur, orang yang memiliki kulit rapuh, atau orang yang tidak bisa bergerak tanpa pertolongan dari orang lain.

Laman alodokter.com menjelaskan pada orang yang tidak dapat bangun dari tempat tidur, ulkus luka dekubitus biasanya terjadi di area :

  • Bahu dan belikat.
  • Siku.
  • Belakang kepala atau sisi kepala.
  • Belakang lutut, tumit, dan pergelangan kaki.
  • Sekitar tulang belakang.
  • Sekitar tulang ekor.

Pengguna kursi roda dalam jangka lama juga dapat menderita ulkus dekubitus, yang biasanya terdapat di area :

  • Bokong.
  • Belakang lengan dan tungkai.
  • Belakang tulang panggul.

Pada kasus yang lebih lanjut, jenis luka dekubitus ini memerlukan tindakan operasi atau harus dilakukan pembedahan, bahkan dalam beberapa kasus yang terblang jarang, komplikasi dari luka dekubitus bisa mengancam jiwa penderitanya.

Dan sebelum Anda atau mereka mengalami luka dekubitus, di bawah ini terdapat 6 cara pencegahan luka dekubitus yang dapat dengan mudah Anda ikuti dan praktekan, diantaranya :

  1. Mengubah posisi orang itu setiap dua jam.
  2. Menggunakan benda-benda pendukung seperti bantal atau bantalan busa yang bisa mengurangi tekanan pada titik-titik tekanan.
  3. Menjaga kulit tetap bersih dan kering dan menggunakan lotion pelembab yang dibuat khusus untuk kulit rapuh.
  4. Menyediakan makanan yang seimbang dan bergizi dan 8-10 gelas air setiap hari bagi orang tersebut.
  5. Membantu orang tersebut melakukan olahraga sederhana.
  6. Bersihkan dengan hati-hati setelah buang air kecil atau buang air besar dan oleskan krim yang diformulasikan untuk kulit yang rapuh jika perlu.

Sementara itu, laman advancedtissue.com menjelaskan terdapat 5 tips pencegahan bagi penderita tirah baring atau pasien yang terbaring di tempat tidur dalam jangka waktu lama.

  • Ubah posisi sesering mungkin

Ketika Anda sering mengubah posisi, ini akan ada lebih sedikit tekanan pada kulit Anda yang berguna untuk mengurangi risiko mengembangkan luka dekubitusnya. Merupakan ide bagus untuk memposisikan ulang tubuh Anda setidaknya setiap beberapa jam. Misalnya, jika Anda telah berbaring telentang sebentar, berpaling ke sisi Anda. Jika Anda tidak dapat mengubah posisi sendiri, mintalah seorang anggota keluarga atau pengasuh untuk membantu.

  • Jaga kulit bersih dan kering

Semakin bersih dan kering kulit Anda, semakin kecil kemungkinannya akan timbul luka di tempat tidur. Celupkan lap cuci ke dalam ember berisi air hangat dan sabun lembut dan bersihkan kulit Anda dengannya.

Baca juga : Obat alami yang bagus untuk luka dekubitus

Anda mungkin membutuhkan orang lain untuk membantu Anda membersihkan tempat-tempat yang sulit dijangkau. Lalu, tepuk-tepuk kulit Anda dengan handuk. Jika Anda menggosok terlalu keras, itu dapat menyebabkan iritasi kulit.

  • Gunakan bantal

Cara lain yang efektif untuk mencegah luka dekubitus adalah meletakkan bantal di antara bagian-bagian tubuh Anda yang saling menekan.

National Institutes of Health merekomendasikan menempatkan bantal di bawah tulang ekor, bahu, tumit, dan siku. Jika Anda berbaring miring, lebih baik meletakkan bantal di antara lutut dan pergelangan kaki.

  • Olahraga

Ketika Anda bahkan tidak bisa bangun dari tempat tidur, gagasan olahraga tampaknya menakutkan. Namun, melakukan beberapa latihan gerakan di tempat tidur dapat membantu mengurangi risiko luka di tempat tidur.

Misalnya, Anda bisa mulai dengan mengangkat lengan. Angkat lengan Anda setinggi mungkin dan tahan di sana selama 10 detik. Ulangi latihan di lengan lainnya.

  • Asupan nutrisi yang baik

Nutrisi yang baik sangat penting untuk pencegahan dan penyembuhan luka dekubitus.

Asupan protein dan kalori yang cukup adalah cara penting yang dapat dilakukan oleh penderita.

Vitamin C telah terbukti mengurangi risiko tukak lambung. Orang-orang dengan asupan vitamin C yang lebih tinggi memiliki frekuensi luka yang lebih rendah pada mereka yang terbaring di tempat tidur daripada mereka yang asupannya lebih rendah.

Mempertahankan nutrisi yang tepat pada bayi baru lahir juga penting dalam mencegah luka dekubitus.

  • Berhenti merokok

Merokok membuat Anda lebih mungkin terkena luka dekubitus karena kerusakan yang disebabkan sirkulasi darah. Seperti kita ketahui, roko memang memiliki berbagai efek samping berbahaya terhadap kesehatan dari mulai gangguan kesehatan paru hingga terganggunya sirkulasi darah.

Terimakasih.

By. Toniantoniohealth.com

Please follow and like us:

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *