9 Strategi Ini Ampuh & Mudah Mengatasi Depresi Menurut Islam

9 Strategi Ini Ampuh & Mudah Mengatasi Depresi Menurut Islam

9 Strategi Ini Ampuh & Mudah Mengatasi Depresi Menurut Islam

9 Strategi Ini Ampuh & Mudah Mengatasi Depresi Menurut Islam
Source image : https://thelifeandfaith.com/stress-is-under-stress-in-islam-part-3/

Siapa yang tidak pernah mengalami depresi, stress, galau, bingung dan bimbang ? Hampir semua orang termasuk Anda pasti pernah mengalami hal demikian.

Depresi atau stress termasuk normal dan wajar dialami oleh manusia normal, bahkan tidak hanya kita sebagai manusia, beberapa hewan juga diketahui dapat mengalami depresi atau stress seperti anjing, musang dan burung kakatua.

Dalam Al-qur’an, depresi atau stres sendiri digambarkan dalam surat al-Ma`arij ayat 19-21, “Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh-kesah lagi kikir. Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh-kesah. Dan apabila ia mendapat kebaikan ia amat kikir.

Sebagai manusia, Nabi saw. pernah merasa sangat sedih sehingga seolah-olah hendak bunuh diri karena penduduk Makkah menolak beriman. Hal ini diterangkan dalam surat asy-Syu`ara ayat 3, “Boleh jadi engkau (Muhammad) akan membinasakan dirimu karena mereka tidak beriman.

Dalam hadis sahih juga diterangkan bahwa pada masa terputusnya wahyu, Nabi saw. sangat sedih karena cemas Allah telah meninggalkannya. Begitu beratnya kesedihyan yang dialami Nabi pada waktu itu sehingga ia merasa hendak mencampakkan dirinya dari jabal Kubis.

Ketika isteri Nabi, Khadijah dan pamannya, Abu Talib meninggal dalam waktu berdekatan, Nabi saw. pergi ke Taif mengharap jika keluarganya yang tinggal di sana ada yang menyambut dan meringankan beban batinnya.

Ternyata, di sana Nabi saw. diusir dan dilempari. Nabi kehilangan dua orang yang selalu membelanya dan menenangkan hatinya menghadapi tantangan dan ancaman dari pihak Kuraisy. Keadaan itu sangat memukul batin Nabi saw. sehingga tahun itu disebut `am al-huzn (tahun dukacita).

Ketika dalam perjalanan hijrah ke Madinah, Nabi dan sahabatnya, Abu Bakar bersembunyi di Gua Hira’ untuk menghindari kejaran kaum Kuraisy. Pasukan Kuraisy sampai di depan lobang Gua.

Seandainya mereka menunduk sedikit niscaya mereka melihat Nabi dan sahabatnya di dalam Gua. Abu Bakar sangat khawatir kalau Rasul celaka di tangan musuh. Allah swt. menceritakan ucapan Nabi saw. untuk menenangkan sahabatnya, “Janganlah bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita.” Sumber

Jika kita menelaah dari kisah Nabi S.A.W, depresi ataupun stress ternyata memang hal wajar dan normal yang dapat dialami oleh kita sebagai makhluk hidup. Jadi Anda jangan dulu panik ketika mengalami stres ataupun depresi.

Namun Anda juga perlu mengetahui bahwa depresi yang tidak diatasi dengan benar diketahui dapat meningkatkan resiko penyakit seperti penyakit ulkus peptikum, hipertensi, penyakit arteri koroner dan depresi. Selain itu, banyak masalah umum seperti sakit kepala tegang, insomnia, impotensi (pada pria), frigiditas (pada wanita), diabetes hingga kanker.

Lalu, bagaimana mengatasi depresi atau stress dengan cara mudah dan gampang menurut islam ?

Berolahraga secara teratur

Olahraga adalah salah satu perawatan paling efektif melawan stres. Tidak hanya mengurangi tingkat stres, tetapi juga dapat mengurangi kelelahan, meningkatkan tingkat konsentrasi dan kemampuan fisik untuk melawan penyakit.

Penelitian menunjukkan bahwa melakukan olahraga di pagi hari dengan perut kosong memiliki dampak yang lebih besar daripada waktu lainnya.

Berolahraga setiap pagi selama 20-30 menit adalah cara yang bagus untuk memulai hari Anda. Ada banyak jenis olahraga yang bisa dipilih, jadi pilih mana yang cocok dan menyenangkan untuk Anda.

Lakukan latihan pernapasan

Latihan pernapasan adalah obat penawar lain yang sangat baik untuk stres. Ketika Anda merasa sangat stres, cobalah ini selama 5-10 menit:

  • Bernafas dengan hidung Anda selama 5 detik
  • Tahan nafas selama 3 detik, lalu
  • Perlahan bernapas keluar melalui mulut Anda selama hitungan 7 detik

Latihan pernapasan ini akan menenangkan tubuh Anda dan Anda akan mulai merasa rileks. Ingatlah untuk bernapas dengan perut Anda, khususnya diafragma Anda (otot yang duduk tepat di bawah paru-paru), bukan di dada Anda, untuk pernapasan yang lebih efisien.

Melakukan ini secara teratur baik untuk tubuh dan pikiran yang sehat. Penelitian telah menunjukkan bahwa melakukan teknik pernapasan yang sama saat bermeditasi selama 8 menit sehari dapat memperlambat efek negatif yang terkait dengan penuaan.

Makan dengan benar

Kebanyakan orang tidak menyadarinya, tetapi makanan juga bisa mempengaruhi tingkat stres. Jenis makanan dan minuman tertentu dapat meningkatkan tingkat stres, seperti makanan cepat saji, mentega, keju, daging, kerang, gula, teh, kopi, dan minuman ringan. Ini tidak berarti bahwa Anda harus menghindarinya sepenuhnya, tetapi Anda harus mengkonsumsinya secara teratur.

Alloh S.W.T bahkan berfirman :

Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) mesjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan. Al-A’raf:31

Beberapa orang suka minum teh atau kopi ketika mereka stres karena belajar atau bekerja. Mungkin terasa menyegarkan untuk waktu yang singkat, tetapi mereka juga mengandung stimulator-neuro tertentu seperti kafein dan theo-bromin, yang terbukti meningkatkan tingkat stres.

Untungnya, ada juga beberapa makanan yang dapat membantu menghilangkan stres, terutama makanan dengan kandungan vitamin dan mineral yang tinggi.

Ini termasuk sayuran segar dan buah-buahan, yogurt dan smoothie hijau. Makan ikan yang kaya asam lemak omega-3 seperti salmon, trout, sarden dan tuna tiga kali seminggu, juga dapat membantu mengurangi tingkat stres.

Tidur yang teratur

Tidur adalah bagian penting dari kehidupan kita. Untuk mengurangi hormon yang memicu stres, tidur malam yang nyenyak sangatlah penting. Ketika Anda lelah dan tidak cukup istirahat, hormon stres Anda meningkat. Anda dapat dengan mudah memperbaiki ini dengan tidur 7-9 jam per malam.

Namun, kualitas tidur terbaik terjadi pada bagian awal malam, yang sesuai dengan sunnah Nabi ṣallallāhu ‘alayhi wa sallam (peace and blessings of Allāh be upon him) yang menasehati kita untuk tidur tepat setelah ‘Isya.

Tidur sekitar jam 9 malam juga membuatnya lebih mudah untuk bangun untuk sholat subuh. Namun, jika Anda terbangun di tengah malam dan tidak bisa tidur kembali, Anda bisa bangun dan berdoa untuk sholat tahajjud.

Tertawa

Mereka mengatakan tawa adalah obat terbaik dan tidak hanya bagus untuk tubuh, tetapi juga untuk pikiran karena dapat mengurangi hormon stres. Jadi, setiap kali Anda mendapat kesempatan, cobalah tertawa.

Tertawa juga diyakini mampu meningkatkan kepuasan pribadi seseorang. Dengan tertawa, Anda akan membuat seseorang merasa lebih mudah menerima situasi sulit dan terhubung dengan orang lain. Depresi dan ketegangan dapat diredakan dengan tertawa. https://www.alodokter.com/alasan-kenapa-tertawa-bisa-menghapus-stres

Nikmati perusahaan, keluarga dan teman-teman

Semakin kesepian Anda, semakin Anda akan menarik perasaan negatif. Tetap berhubungan dengan anggota keluarga dan teman dekat Anda untuk merasa lebih baik dan sebarkan cinta. Sebuah penelitian dari University of Michigan menemukan bahwa mengobrol melepaskan hormon yang terlibat dalam ikatan, yang pada gilirannya mengurangi kecemasan dan stres, sehingga membuat peserta lebih bahagia.

Jadi untuk mengurangi stres, nikmati waktu bersama keluarga dan teman-teman Anda dengan melakukan berbagai aktivitas, misalnya, pergi piknik, bersepeda, atau sekadar mengobrol. Tidak hanya akan membantu mengurangi tingkat stres Anda tetapi juga membantu membangun ikatan yang kuat antara satu sama lain.

Manfaatkan waktu luang Anda

Dalam kesibukan kita, kita butuh waktu untuk menikmati diri kita sendiri. Anda dapat menggunakan waktu luang Anda dengan cara yang produktif dengan melakukan sesuatu untuk melayani komunitas Anda, atau sekadar bersantai dan mendengarkan pengajian Qur’an, ceramah oleh dosen favorit Anda, atau membaca hadits atau buku Islam.

Dengan cara ini Anda dapat meningkatkan pengetahuan dan keyakinan Anda, dan juga membantu menenangkan perjuangan harian Anda. Ini adalah aset yang diperlukan dalam kehidupan seseorang yang ingin hidup bebas stres.

Ketika Anda belajar tentang perjuangan shahabat yang dibuat untuk agama mereka atau betapa sulitnya bagi mereka pada awalnya untuk bahkan berdoa lima kali dalam sehari, seseorang dapat dengan mudah melihat bahwa perjuangan mereka kecil dibandingkan dengan Nabi S.A.W dan sahabatnya.

Bersyukur dengan apa yang Anda miliki

Sebagian besar dari kita tidak puas dengan apa yang kita miliki. Ingat bahwa ada orang-orang yang berurusan dengan situasi yang lebih sulit dari diri Anda sendiri; ada yang tunawisma, pengangguran, atau tanpa anak.

alam hal-hal duniawi, lihatlah orang-orang di bawah Anda, sementara dalam masalah agama, lihatlah mereka yang di atas Anda untuk mendapatkan inspirasi untuk mencapai tingkat taqwa yang lebih tinggi.

Anda harus selalu bersyukur atas apa yang Allah subḥānahu wa ta’āla berikan. Anda mungkin berpikir bahwa apa yang Anda inginkan lebih baik untuk Anda, tetapi Dia tahu apa yang terbaik bagi Anda.

Allah subḥānahu wa ta’āla (glorified and exalted be He) mungkin memberi Anda apa yang Anda butuhkan atau Ia mungkin menguji iman Anda sehingga Anda dapat memanggil-Nya dan meningkatkan kesalehan.

Stres tidak bisa menyelesaikan masalah Anda, tetapi itu hanya menyebabkan lebih banyak, terutama untuk kesehatan dan kehidupan sosial Anda. Jadi, berbahagialah dengan apa yang Anda miliki , bersabarlah, cobalah untuk melakukan yang terbaik dan tanyakan kepada Allah subḥānahu wa ta’āla (glorified and exalted be He) untuk bimbingan.

Allah S.W.T berfirman :

“Maka berdzikirlah kepada-Ku, niscaya Aku akan menyebutmu.” (QS. Al Baqarah: 152).

“Ingatlah, hanya dengan berdzikir kepada Allah, hati-hati bisa menjadi tenang.” (QS. Ar-Ra’d: 28).

Mendengarkan al-qur’an

Dan cara mengatasi depresi atau stress yang terakhir ialah dengan cara mendengarkan al-qur’an. Di awali dengan penelitian Dr. Al Qadhi dari Amerika Serikat. Ia berhasil membuktikan bahwa hanya dengan medengarkan lantunan alquran, baik ia adalah penutur asli bahasa arab atau non arab dapat meraskan manfaat dan perubahan fisiologi yang sangat baik.

Penelitian dari Dr. Al Qadhi ini diperkuat kembali oleh penelitian Muhammad Salim yang penelitiannya sudah dipublikasikan di Universitas Boston.

Objek dari penelitian beliau adalah 5 orang sukarelawan yang terdiri dari 3 oranng pria dan 2 orang wanita. Mereka semua tidak tau sama sekali bahasa arab dan mereka juga tidak mengetahui apa makna dari alquran yang dibacakan.

Lantunan alquran ini diperdengarkan sampai 210 kali yang dibagi menjadi 2 sesi. Yaitu dengan membacakan alquran dengan tartil atau sesuai dengan hukum bacaannya dan membacakan sesuatu yang bukan dari alquran.

Kesimpulan dari penelitian ini mengatakan bahwa responden memperoleh ketenangan jiwa sampai 65 persen ketika mendengarkan lantunan alquran, dan hanya mendapatkan 35 persen ketika mendengarkan lantunan bahasa arab yang bukan dari alquran.

Sumber : https://productivemuslim.com/lower-your-stress/

Baca juga yaaa :

Mendengar Ayat Al-Qur’an Sebagai Terapi Kesehatan Mental & Jiwa

Menilik Dampak Buruk Sosial Media Terhadap Kesehatan Jiwa & Mental

Posted by Toniantonio Health’s Blog

9 Strategi Ini Ampuh & Mudah Mengatasi Depresi Menurut Islam

Please follow and like us:

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *