9 Strategi Ini Ampuh & Mudah Mengatasi Depresi Menurut Islam

9 Strategi Ini Ampuh & Mudah Mengatasi Depresi Menurut Islam

9 Strategi Ini Ampuh & Mudah Mengatasi Depresi Menurut Islam
Source image : https://thelifeandfaith.com/stress-is-under-stress-in-islam-part-3/

Siapa yang tidak pernah mengalami depresi, stress, galau, bingung dan bimbang ? Hampir semua orang termasuk Anda pasti pernah mengalami hal demikian.

Depresi atau stress termasuk normal dan wajar dialami oleh manusia normal, bahkan tidak hanya kita sebagai manusia, beberapa hewan juga diketahui dapat mengalami depresi atau stress seperti anjing, musang dan burung kakatua.

Dalam Al-qur’an, depresi atau stres sendiri digambarkan dalam surat al-Ma`arij ayat 19-21, “Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh-kesah lagi kikir. Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh-kesah. Dan apabila ia mendapat kebaikan ia amat kikir.

Sebagai manusia, Nabi saw. pernah merasa sangat sedih sehingga seolah-olah hendak bunuh diri karena penduduk Makkah menolak beriman. Hal ini diterangkan dalam surat asy-Syu`ara ayat 3, “Boleh jadi engkau (Muhammad) akan membinasakan dirimu karena mereka tidak beriman.

Dalam hadis sahih juga diterangkan bahwa pada masa terputusnya wahyu, Nabi saw. sangat sedih karena cemas Allah telah meninggalkannya. Begitu beratnya kesedihyan yang dialami Nabi pada waktu itu sehingga ia merasa hendak mencampakkan dirinya dari jabal Kubis.

Ketika isteri Nabi, Khadijah dan pamannya, Abu Talib meninggal dalam waktu berdekatan, Nabi saw. pergi ke Taif mengharap jika keluarganya yang tinggal di sana ada yang menyambut dan meringankan beban batinnya.

Ternyata, di sana Nabi saw. diusir dan dilempari. Nabi kehilangan dua orang yang selalu membelanya dan menenangkan hatinya menghadapi tantangan dan ancaman dari pihak Kuraisy. Keadaan itu sangat memukul batin Nabi saw. sehingga tahun itu disebut `am al-huzn (tahun dukacita).

Ketika dalam perjalanan hijrah ke Madinah, Nabi dan sahabatnya, Abu Bakar bersembunyi di Gua Hira’ untuk menghindari kejaran kaum Kuraisy. Pasukan Kuraisy sampai di depan lobang Gua.

Seandainya mereka menunduk sedikit niscaya mereka melihat Nabi dan sahabatnya di dalam Gua. Abu Bakar sangat khawatir kalau Rasul celaka di tangan musuh. Allah swt. menceritakan ucapan Nabi saw. untuk menenangkan sahabatnya, “Janganlah bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita.” Sumber

Jika kita menelaah dari kisah Nabi S.A.W, depresi ataupun stress ternyata memang hal wajar dan normal yang dapat dialami oleh kita sebagai makhluk hidup. Jadi Anda jangan dulu panik ketika mengalami stres ataupun depresi.

Namun Anda juga perlu mengetahui bahwa depresi yang tidak diatasi dengan benar diketahui dapat meningkatkan resiko penyakit seperti penyakit ulkus peptikum, hipertensi, penyakit arteri koroner dan depresi. Selain itu, banyak masalah umum seperti sakit kepala tegang, insomnia, impotensi (pada pria), frigiditas (pada wanita), diabetes hingga kanker.

Lalu, bagaimana mengatasi depresi atau stress dengan cara mudah dan gampang menurut islam ?

Berolahraga secara teratur

Olahraga adalah salah satu perawatan paling efektif melawan stres. Tidak hanya mengurangi tingkat stres, tetapi juga dapat mengurangi kelelahan, meningkatkan tingkat konsentrasi dan kemampuan fisik untuk melawan penyakit.

Penelitian menunjukkan bahwa melakukan olahraga di pagi hari dengan perut kosong memiliki dampak yang lebih besar daripada waktu lainnya.

Berolahraga setiap pagi selama 20-30 menit adalah cara yang bagus untuk memulai hari Anda. Ada banyak jenis olahraga yang bisa dipilih, jadi pilih mana yang cocok dan menyenangkan untuk Anda.

Lakukan latihan pernapasan

Latihan pernapasan adalah obat penawar lain yang sangat baik untuk stres. Ketika Anda merasa sangat stres, cobalah ini selama 5-10 menit:

  • Bernafas dengan hidung Anda selama 5 detik
  • Tahan nafas selama 3 detik, lalu
  • Perlahan bernapas keluar melalui mulut Anda selama hitungan 7 detik

Latihan pernapasan ini akan menenangkan tubuh Anda dan Anda akan mulai merasa rileks. Ingatlah untuk bernapas dengan perut Anda, khususnya diafragma Anda (otot yang duduk tepat di bawah paru-paru), bukan di dada Anda, untuk pernapasan yang lebih efisien.

Melakukan ini secara teratur baik untuk tubuh dan pikiran yang sehat. Penelitian telah menunjukkan bahwa melakukan teknik pernapasan yang sama saat bermeditasi selama 8 menit sehari dapat memperlambat efek negatif yang terkait dengan penuaan.

Makan dengan benar

Kebanyakan orang tidak menyadarinya, tetapi makanan juga bisa mempengaruhi tingkat stres. Jenis makanan dan minuman tertentu dapat meningkatkan tingkat stres, seperti makanan cepat saji, mentega, keju, daging, kerang, gula, teh, kopi, dan minuman ringan. Ini tidak berarti bahwa Anda harus menghindarinya sepenuhnya, tetapi Anda harus mengkonsumsinya secara teratur.

Alloh S.W.T bahkan berfirman :

Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) mesjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan. Al-A’raf:31

Beberapa orang suka minum teh atau kopi ketika mereka stres karena belajar atau bekerja. Mungkin terasa menyegarkan untuk waktu yang singkat, tetapi mereka juga mengandung stimulator-neuro tertentu seperti kafein dan theo-bromin, yang terbukti meningkatkan tingkat stres.

Untungnya, ada juga beberapa makanan yang dapat membantu menghilangkan stres, terutama makanan dengan kandungan vitamin dan mineral yang tinggi.

Ini termasuk sayuran segar dan buah-buahan, yogurt dan smoothie hijau. Makan ikan yang kaya asam lemak omega-3 seperti salmon, trout, sarden dan tuna tiga kali seminggu, juga dapat membantu mengurangi tingkat stres.

Tidur yang teratur

Tidur adalah bagian penting dari kehidupan kita. Untuk mengurangi hormon yang memicu stres, tidur malam yang nyenyak sangatlah penting. Ketika Anda lelah dan tidak cukup istirahat, hormon stres Anda meningkat. Anda dapat dengan mudah memperbaiki ini dengan tidur 7-9 jam per malam.

Namun, kualitas tidur terbaik terjadi pada bagian awal malam, yang sesuai dengan sunnah Nabi ṣallallāhu ‘alayhi wa sallam (peace and blessings of Allāh be upon him) yang menasehati kita untuk tidur tepat setelah ‘Isya.

Tidur sekitar jam 9 malam juga membuatnya lebih mudah untuk bangun untuk sholat subuh. Namun, jika Anda terbangun di tengah malam dan tidak bisa tidur kembali, Anda bisa bangun dan berdoa untuk sholat tahajjud.

Tertawa

Mereka mengatakan tawa adalah obat terbaik dan tidak hanya bagus untuk tubuh, tetapi juga untuk pikiran karena dapat mengurangi hormon stres. Jadi, setiap kali Anda mendapat kesempatan, cobalah tertawa.

Tertawa juga diyakini mampu meningkatkan kepuasan pribadi seseorang. Dengan tertawa, Anda akan membuat seseorang merasa lebih mudah menerima situasi sulit dan terhubung dengan orang lain. Depresi dan ketegangan dapat diredakan dengan tertawa. https://www.alodokter.com/alasan-kenapa-tertawa-bisa-menghapus-stres

Nikmati perusahaan, keluarga dan teman-teman

Semakin kesepian Anda, semakin Anda akan menarik perasaan negatif. Tetap berhubungan dengan anggota keluarga dan teman dekat Anda untuk merasa lebih baik dan sebarkan cinta. Sebuah penelitian dari University of Michigan menemukan bahwa mengobrol melepaskan hormon yang terlibat dalam ikatan, yang pada gilirannya mengurangi kecemasan dan stres, sehingga membuat peserta lebih bahagia.

Jadi untuk mengurangi stres, nikmati waktu bersama keluarga dan teman-teman Anda dengan melakukan berbagai aktivitas, misalnya, pergi piknik, bersepeda, atau sekadar mengobrol. Tidak hanya akan membantu mengurangi tingkat stres Anda tetapi juga membantu membangun ikatan yang kuat antara satu sama lain.

Manfaatkan waktu luang Anda

Dalam kesibukan kita, kita butuh waktu untuk menikmati diri kita sendiri. Anda dapat menggunakan waktu luang Anda dengan cara yang produktif dengan melakukan sesuatu untuk melayani komunitas Anda, atau sekadar bersantai dan mendengarkan pengajian Qur’an, ceramah oleh dosen favorit Anda, atau membaca hadits atau buku Islam.

Dengan cara ini Anda dapat meningkatkan pengetahuan dan keyakinan Anda, dan juga membantu menenangkan perjuangan harian Anda. Ini adalah aset yang diperlukan dalam kehidupan seseorang yang ingin hidup bebas stres.

Ketika Anda belajar tentang perjuangan shahabat yang dibuat untuk agama mereka atau betapa sulitnya bagi mereka pada awalnya untuk bahkan berdoa lima kali dalam sehari, seseorang dapat dengan mudah melihat bahwa perjuangan mereka kecil dibandingkan dengan Nabi S.A.W dan sahabatnya.

Bersyukur dengan apa yang Anda miliki

Sebagian besar dari kita tidak puas dengan apa yang kita miliki. Ingat bahwa ada orang-orang yang berurusan dengan situasi yang lebih sulit dari diri Anda sendiri; ada yang tunawisma, pengangguran, atau tanpa anak.

alam hal-hal duniawi, lihatlah orang-orang di bawah Anda, sementara dalam masalah agama, lihatlah mereka yang di atas Anda untuk mendapatkan inspirasi untuk mencapai tingkat taqwa yang lebih tinggi.

Anda harus selalu bersyukur atas apa yang Allah subḥānahu wa ta’āla berikan. Anda mungkin berpikir bahwa apa yang Anda inginkan lebih baik untuk Anda, tetapi Dia tahu apa yang terbaik bagi Anda.

Allah subḥānahu wa ta’āla (glorified and exalted be He) mungkin memberi Anda apa yang Anda butuhkan atau Ia mungkin menguji iman Anda sehingga Anda dapat memanggil-Nya dan meningkatkan kesalehan.

Stres tidak bisa menyelesaikan masalah Anda, tetapi itu hanya menyebabkan lebih banyak, terutama untuk kesehatan dan kehidupan sosial Anda. Jadi, berbahagialah dengan apa yang Anda miliki , bersabarlah, cobalah untuk melakukan yang terbaik dan tanyakan kepada Allah subḥānahu wa ta’āla (glorified and exalted be He) untuk bimbingan.

Allah S.W.T berfirman :

“Maka berdzikirlah kepada-Ku, niscaya Aku akan menyebutmu.” (QS. Al Baqarah: 152).

“Ingatlah, hanya dengan berdzikir kepada Allah, hati-hati bisa menjadi tenang.” (QS. Ar-Ra’d: 28).

Mendengarkan al-qur’an

Dan cara mengatasi depresi atau stress yang terakhir ialah dengan cara mendengarkan al-qur’an. Di awali dengan penelitian Dr. Al Qadhi dari Amerika Serikat. Ia berhasil membuktikan bahwa hanya dengan medengarkan lantunan alquran, baik ia adalah penutur asli bahasa arab atau non arab dapat meraskan manfaat dan perubahan fisiologi yang sangat baik.

Penelitian dari Dr. Al Qadhi ini diperkuat kembali oleh penelitian Muhammad Salim yang penelitiannya sudah dipublikasikan di Universitas Boston.

Objek dari penelitian beliau adalah 5 orang sukarelawan yang terdiri dari 3 oranng pria dan 2 orang wanita. Mereka semua tidak tau sama sekali bahasa arab dan mereka juga tidak mengetahui apa makna dari alquran yang dibacakan.

Lantunan alquran ini diperdengarkan sampai 210 kali yang dibagi menjadi 2 sesi. Yaitu dengan membacakan alquran dengan tartil atau sesuai dengan hukum bacaannya dan membacakan sesuatu yang bukan dari alquran.

Kesimpulan dari penelitian ini mengatakan bahwa responden memperoleh ketenangan jiwa sampai 65 persen ketika mendengarkan lantunan alquran, dan hanya mendapatkan 35 persen ketika mendengarkan lantunan bahasa arab yang bukan dari alquran.

Sumber : https://productivemuslim.com/lower-your-stress/

Baca juga yaaa :

Mendengar Ayat Al-Qur’an Sebagai Terapi Kesehatan Mental & Jiwa

Menilik Dampak Buruk Sosial Media Terhadap Kesehatan Jiwa & Mental

Posted by Toniantonio Health’s Blog

9 Strategi Ini Ampuh & Mudah Mengatasi Depresi Menurut Islam

Please follow and like us:

Menilik Dampak Buruk Sosial Media Terhadap Kesehatan Jiwa & Mental

Menilik Dampak Buruk Sosial Media Terhadap Kesehatan Jiwa & Mental

Menilik Dampak Buruk Sosial Media Terhadap Kesehatan Jiwa & Mental
Source image : https://money.cnn.com/2016/04/13/technology/amber-smith-pete-laws-social-media-anxiety/index.html

Bagaimana ilmu kesehatan memandang dampak sosial media terhadap kesehatan jiwa & mental ? Mari kita cari tahu …

Bagi Anda yang kesehariannya dihabiskan dengan berselancar di dunia media sosial seperti facebook, instagram, twiter, youtube atau berbagai platform media sosial lainnya, mungkin sangat penting sekali membaca informasi mengenai dampai buruk sosial media terhadap kesehatan jiwa & mental, apalagi jika Anda termasuk kedalam maniak.

Sejumlah penelitian yang dilakukan oleh Pusat Nasional Unggul University of Melbourne dalam Kesehatan Mental Pemuda, dalam sebuah artikel di The Conversation telah menemukan hubungan antara penggunaan media sosial dan depresi, kecemasan, masalah tidur, masalah makan dan peningkatan risiko bunuh diri.

CNC di Amerika baru-baru ini mengungkapkan tingkat bunuh diri di AS telah tumbuh hampir 25 % sejak tahun 1999, dengan Dr Nassir Ghaemi mengatakan bagian CNN dari kesalahan harus berbohong dengan munculnya media sosial. Sebuah studi 2015 oleh University of Missouri menemukan bahwa secara teratur menggunakan Facebook dapat menyebabkan gejala depresi jika situs tersebut memicu perasaan iri pada pengguna.

“Facebook dapat menjadi kegiatan yang menyenangkan dan sehat jika pengguna memanfaatkan situs tersebut untuk tetap terhubung dengan keluarga dan teman-teman lama dan untuk berbagi aspek yang menarik dan penting dalam kehidupan mereka,” kata Profesor Margaret Duffy, yang turut menulis laporan tersebut.

Tetapi jika digunakan “untuk melihat seberapa baik seorang kenalan atau seberapa bahagia seorang teman lama dalam hubungannya – hal-hal yang menyebabkan kecemburuan di antara pengguna – penggunaan situs tersebut dapat mengarah pada perasaan depresi,” tambahnya.

Sebuah penelitian yang diterbitkan di The Lancest Psychiatry menemukan orang-orang yang menghabiskan malam memeriksa media sosial lebih mungkin menderita masalah suasana hati seperti neurotisisme dan gangguan bipolar, dan menilai diri mereka kurang bahagia dan lebih kesepian.

Satu studi dari University of Pittsburgh, misalnya, menemukan korelasi antara waktu yang dihabiskan bergulir melalui aplikasi media sosial dan umpan balik citra tubuh negatif.

Mereka yang menghabiskan lebih banyak waktu di media sosial memiliki risiko 2,2 kali lebih besar untuk melaporkan masalah makan dan citra tubuh, dibandingkan dengan rekan-rekan mereka yang menghabiskan lebih sedikit waktu di media sosial.

Hasil dari studi terpisah dari University of Pittsburgh School of Medicine menunjukkan bahwa semakin banyak waktu dewasa muda dihabiskan di media sosial, semakin besar kemungkinan mereka mengalami masalah tidur dan melaporkan gejala depresi.

Para peneliti telah melihat kecemasan umum yang dipicu oleh media sosial, ditandai dengan perasaan gelisah dan khawatir, dan kesulitan tidur dan konsentrasi. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Computers and Human Behavior menemukan bahwa orang yang melaporkan menggunakan tujuh atau lebih platform media sosial lebih dari tiga kali lebih mungkin daripada orang yang menggunakan platform 0-2 memiliki tingkat gejala kecemasan umum yang tinggi.

Pada tahun 2011, Daria Kuss dan Mark Griffiths dari Nottingham Trent University di Inggris telah menganalisis 43 studi sebelumnya tentang masalah ini, dan menyimpulkan bahwa kecanduan media sosial adalah masalah kesehatan mental yang “mungkin” memerlukan perawatan profesional.

Mereka menemukan bahwa penggunaan yang berlebihan terkait dengan masalah hubungan, prestasi akademik yang lebih buruk dan kurang partisipasi dalam komunitas offline, dan menemukan bahwa mereka yang mungkin lebih rentan terhadap kecanduan media sosial termasuk mereka yang bergantung pada alkohol, yang sangat terbuka, dan mereka yang menggunakan sosial media untuk mengimbangi lebih sedikit ikatan dalam kehidupan nyata.

Sebuah studi 2016 oleh para peneliti di Penn State University menyarankan agar melihat selfies orang lain menurunkan harga diri, karena pengguna membandingkan diri mereka dengan foto orang yang terlihat paling bahagia. Penelitian dari University of Strathclyde, Ohio University dan University of Iowa juga menemukan bahwa perempuan membandingkan diri mereka secara negatif dengan narsis wanita lain.

Tapi bukan hanya selfie yang memiliki potensi untuk merusak harga diri. Sebuah penelitian terhadap 1.000 pengguna Facebook Swedia menemukan bahwa wanita yang menghabiskan lebih banyak waktu di Facebook melaporkan merasa kurang bahagia dan percaya diri.

Para peneliti menyimpulkan: “Ketika pengguna Facebook membandingkan kehidupan mereka sendiri dengan karir yang tampaknya lebih sukses dan hubungan yang bahagia dengan orang lain, mereka mungkin merasa bahwa hidup mereka sendiri kurang berhasil dibandingkan.”

Apakah ada efek postifinya ?

Penelitian University of Missouri yang sama yang menemukan hubungan antara penggunaan Facebook dan depresi juga menemukan bahwa orang-orang yang menggunakan platform terutama untuk terhubung dengan orang lain tidak mengalami efek negatif. “Bahkan, ketika tidak memicu perasaan iri, studi menunjukkan, Facebook bisa menjadi sumber yang baik dan memiliki efek positif pada kesejahteraan,” laporan Psychology Today.

Ada juga bukti kuat bahwa media sosial dapat bermanfaat bagi orang yang sudah berurusan dengan masalah kesehatan mental dengan membantu mereka membangun komunitas online yang menyediakan sumber dukungan emosional. Yayasan Kesehatan Mental Inggris mengatakan itu “tak terbantahkan” bahwa teknologi online dapat digunakan untuk menjangkau yang paling rentan di masyarakat, serta membantu mengurangi stigma yang melekat untuk mencari perawatan.

Sumber

Like & share 🙂

Banyakin syukur yaaaa 🙂

Baca juga artikel lainnya :

Sehat dimulai dari sekarang, jangan nanti, keburu mati

Mendengar Ayat Al-Qur’an Sebagai Terapi Kesehatan Mental & Jiwa

Posted by Toniantonio health’s blog

Menilik Dampak Buruk Sosial Media Terhadap Kesehatan Jiwa & Mental

Please follow and like us:

Mendengar Ayat Al-Qur’an Sebagai Terapi Kesehatan Mental & Jiwa

Mendengar Ayat Al-Qur’an Sebagai Terapi Kesehatan Mental & Jiwa

 

Bagi Anda yang beragama muslim, pernahkah Anda mendengar bahwa ternyata mendengar ayat al-qur’an dapat dijadikan sebagai terapi kesehatan fisik dan mental atau secara tidak lain dapat menyehatkan jasmani dan rohani Anda.

Al-qur’an memang kitab umat muslim yang syarat dengan keajaiban luar biasa didalamnya, bahkan al-qur’an sendiri telah banyak diteliti oleh sejumlah penelitian demi menguak rahasia yang terdapat pada tiap ayatnya.

اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ، خَلَقَ الْأِنْسَانَ مِنْ عَلَقٍ، اقْرَأْ وَرَبُّكَ الْأَكْرَمُ، الَّذِي عَلَّمَ بِالْقَلَمِ، عَلَّمَ الْأِنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ

Artinya: “Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu yang telah menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmu paling mulia. Yang mengajar manusia dengan perantaraan qalam. Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya (manusia tersebut).” (QS. Al-‘Alaq [96]: 1-5)

Berbagai penelitian diketahui telah dilakukan untuk meneliti mengenai keajaiban Al-qur’an salah satunya sebagai obat.

وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْآنِ مَا هُوَ شِفَاءٌ وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِينَ ۙ وَلَا يَزِيدُ الظَّالِمِينَ إِلَّا خَسَارًا

Dan Kami turunkan dari Al Quran suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al Quran itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian. Surat Al-Isra’ Ayat 82

Syaikh Muhammad Al-Amin Asy-Syinqith menjelaskan bahwa maksud obat dalam ayat ini adalah obat untuk penyakit fisik dan jiwa. Beliau berkata, “Obat yang mencakup obat bagi penyakit hati/jiwa, seperti keraguan, kemunafikan, dan perkara lainnya.

Bisa menjadi obat bagi jasmani jika dilakukan ruqyah kepada orang yang sakit. Sebagaimana kisah seseorang yang terkena sengatan kalajengking diruqyah dengan membacakan Al-Fatihah. Ini adalah kisah yang shahih dan masyhur.” (Tafsir Adhwaul Bayan). Sumber

Bagaimana keajaiban Al-qur’an sebagai terapi jiwa dan mental ?

Suatu penelitian yang dilakukan oleh Alfred A. Tomatis yang berasal dari Prancis. Ia menyimpulkan bahwa indra pendengaran adalah indra yang sangat penting bagi manusia. Kenapa? Hal ini karena dari pendengaran dapat mengatur seluruh tubuh dari getaran suara yang diterima termasuk syaraf.

Setiap organ tubuh manusia memiliki getaran-getaran yang khas. Setiap organ tubuh mengatur dirinya dengan getaran-getaran tertentu. Hal yang sangat mengejutkan bahwa suara yang paling efektif untuk mengembalikan ketidakseimbangan getaran di dalam tubuh adalah suara manusia itu sendiri.

Pada pengaruhnya terhadap kesehatan fisik dan mental, lantunan alquran terdiri dari frekuensi yang diterima oleh telinga manusia, frekuensi ini nantinya akan sampai ke otak dan kemudian otak akan mengaktifkan kerja sel tubuh. Ini adalah sistem yang paling mengejutkan yang diberikan oleh Allah kepada manusia.

Di awali dengan penelitian Dr. Al Qadhi dari Amerika Serikat. Ia berhasil membuktikan bahwa hanya dengan medengarkan lantunan alquran, baik ia adalah penutur asli bahasa arab atau non arab dapat meraskan manfaat dan perubahan fisiologi yang sangat baik.

Penelitian dari Dr. Al Qadhi ini diperkuat kembali oleh penelitian Muhammad Salim yang penelitiannya sudah dipublikasikan di Universitas Boston. Objek dari penelitian beliau adalah 5 orang sukarelawan yang terdiri dari 3 oranng pria dan 2 orang wanita. Mereka semua tidak tau sama sekali bahasa arab dan mereka juga tidak mengetahui apa makna dari alquran yang dibacakan.

Lantunan alquran ini diperdengarkan sampai 210 kali yang dibagi menjadi 2 sesi. Yaitu dengan membacakan alquran dengan tartil atau sesuai dengan hukum bacaannya dan membacakan sesuatu yang bukan dari alquran. Kesimpulan dari penelitian ini mengatakan bahwa responden memperoleh ketenangan jiwa sampai 65 persen ketika mendengarkan lantunan alquran, dan hanya mendapatkan 35 persen ketika mendengarkan lantunan bahasa arab yang bukan dari alquran.

Penelitian yang terakhir adalah penelitian yang dilakukan oleh Dr. Nurhayati dari Malaysia yang meneliti perkembangan bayi berusia 48 jam. Bayi tersebut diperdengarkan lantunan alquran, dan hasilnya menunjukan bahwa bayi menunjukan respon tersenyum dan juga menjadi lebih tenang. Sumber

Penasaran ? Anda bisa mendengar ayat Al-qur’an berikut …

https://www.youtube.com/watch?v=a5L8INP-WVA

Semoga bermanfaat 🙂

Baca juga yaaaa :

Sehat dimulai dari sekarang, jangan nanti, keburu mati

Posted by Toniantonio Health’s Blog

Mendengar Ayat Al-Qur’an Sebagai Terapi Kesehatan Mental & Jiwa

Please follow and like us:

Sehat dimulai dari sekarang, jangan nanti, keburu mati

Sehat dimulai dari sekarang, jangan nanti, keburu mati

Sehat dimulai dari sekarang, jangan nanti, keburu mati
Source image : https://www.gildshire.com/is-there-a-limit-on-how-long-can-humans-live/

Seperti judulnya, menjaga kesehatan memang sangat disarankan dari sejak sekarang bukan nanti esok hari, nanti keburu mati. Cukup kejam ?

Memang cukup kejam, tapi itulah kenyataannya. Dengan Anda menjaga kesehatan dari sejak dini, ini dapat memperkecil resiko Anda mengalami kematian dini.

Masih ingatkah Anda beberapa artis muda yang meninggal dunia ? Dari mulai artis multitalent Alm. Olga syahputra, Mike mohede, Nike ardila, Irene justine, Poppy mercuri, Alda risma, Adi firdansyah, Sukma ayu, Olivia dewi, Valia rahma dan Ryan thamrin atau dikenal sebagai Dr. Oz Indonesia.

Penyakit tertentu seperti maag, asam lambung dan serangan jantung diketahui menjadi sebab meninggalnya beberapa artis muda tersebut. Dan untuk mencegah itu kematian dini, maka tidak ada salahnya Anda mencegah sedari awal. Bisa dicegah ?

Memang kematian tidak bisa dicegah, namun dengan kita berusaha sebaik mungkin dengan cara menjaga kesehatan dari mulai sekarang, mungkin berbagai penyakit tidak mudah menyerang tubuh yang pada akhirnya dapat memperpanjang umur.

Lalu, bagaimana menjaga kesehatan agar tidak cepat meninggal ?

Konsumsi makanan secukupnya

Pernah dengar mengenai firman Allah S.W.T berikut ini ?

Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) mesjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan. Al-A’raf:31

Yang Allah firmankan pasti ada manfaatnya untuk semua umat di dunia tak terkecuali oleh Anda. Makan secara berlebihan selain tentunya tidak disukai oleh Allah S.W.T, diketahui juga tidak baik untuk kesehatan.

Bahkan jika Anda tidak benar berhati-hati, beberapa jenis makanan sebut saja makanan dan minuman siap saji dengan kalori dan gula yang tinggi. Makanan tersebut diketahui menyebabkan munculnya berbagai penyakit.

Sementara itu, Peneliti St. Louis University telah menegaskan bahwa makan lebih sedikit membantu Anda lebih lambat; dalam penelitian tahun 2008 mereka menemukan bahwa membatasi kalori menurunkan produksi T3, hormon tiroid yang memperlambat metabolisme – dan mempercepat proses penuaan.

Solusinya ? Anda bisa makan secara teratur atau Anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter kesehatan.

Seks secara teratur

Tips sehat ini khusus hanya bagi Anda yang sudah menikah ? Belum menikah ? Semoga menjadi ilmu dan segeralah menikah

Tahukah Anda ? Seks yang memuaskan dua sampai tiga kali per minggu dapat menambah hingga tiga tahun ke kehidupan Anda. Kesibukan dapat membakar jumlah kalori yang mengesankan — kadang-kadang sebanyak 30 menit. (Mana yang kamu lebih suka lakukan?)

Berhubungan seks secara teratur juga dapat menurunkan tekanan darah Anda, memperbaiki tidur Anda, meningkatkan kekebalan Anda, dan melindungi jantung Anda.

Atur ketika Anda menonton TV

Jika Anda termasuk salah seorang maniak TV atau sering nonton TV, sebaiknya Anda hati-hati dari mulai sekarang juga. Mengapa ?

Terlalu banyak waktu di depan TV bisa sangat merugikan kesehatan Anda. Faktanya, sebuah penelitian tahun 2010 menemukan bahwa orang yang menonton empat jam atau lebih dalam sehari 46% lebih mungkin meninggal karena sebab apa pun daripada orang yang menonton kurang dari dua jam sehari.

Bahkan mengurangi sedikit dapat membantu; setiap jam tambahan yang Anda tonton meningkatkan risiko kematian Anda secara keseluruhan sebesar 11% dan meninggal akibat penyakit jantung sebesar 18%.

Selain itu, sebuah penelitian yang dilakukan oleh para peneliti di Harvard School of Public Health menunjukkan bahwa terlalu banyak menonton televisi dapat secara signifikan meningkatkan risiko mengembangkan obesitas dan diabetes tipe 2.

Silaturami

Bagi Anda yang beragama islam. Tentunya sudah pernah atau banyak mengetahui mengenai : “Siapa yang ingin rezekinya diluaskan serta umurnya dipanjangkan maka hendaklah ia bersilaturahmi.” (HR. Bukhari). Walaupun ini sebagai amalan, namun ada beberapa kaitan antara silaturahmi, umur panjang dan rezeki. Apa kaitannya ?

Ada penelitian yang menjelaskan bahwasannya silaturahmi ini dapat mencegah dari penyakit jantung hingga memperpanjang umur. Hubungan yang harmonis dapat menciptakan jiwa yang tenang dan nyaman serta kebahagiaan. Ketika jiwa kita tenang, maka secara otomatis seluruh anggota badanpun bisa bekerja dengan optimal dan menakjubkan. Dan mungkin juga Anda pernah mendengar bahwa ilmu kedokteran telah membuktikan tertawa bisa membuat kita awet muda. Sumber.

Olahraga teratur

Selanjutnya supaya Anda bisa mencegah kematian dini ialah dengan seringnya olahraga secara teratur. Olahraga sangat baik untuk menjaga berat badan yang sehat. Ini juga mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke.

Laman health.detik.com menambahkan bahwa risiko kematian dini dapat Anda kurangi hingga 40 persen atau setara dengan tambahan umur selama 7 jam lebih panjang jika Anda sering melakukan rutinitas lari pagi.

Sudahkah terbukti ?

Penelitian yang dilakukan oleh jurnal Progress in Cardiovascular Diseases, yang melibatkan sekitar 55.000 orang. Pada partisipan yang suka berlari, ditemukan faktor risiko kematian dini yang lebih rendah dibanding yang lain. Di antaranya adalah tekanan darah tinggi dan kelebihan lemak tubuh.

Makanan yang sehat

Banyak penelitian menunjukkan bahwa mengkonsumsi makanan yang sehat pada sayuran, protein, dan lemak sehat memiliki manfaat utama untuk menurunkan berat badan, menjaga pikiran tetap tajam, dan melindungi jantung dan otak seiring pertambahan usia. Studi baru ini mendukung penelitian itu, menemukan bahwa makan dengan cara ini juga terkait dengan hidup lebih lama.

Anda tidak ingin meninggal besok ? Maka dari itu, Sehat dimulai dari sekarang, Jangan nanti 🙂

Posted by Toniantonio Health’s Blog

Sehat dimulai dari sekarang, jangan nanti, keburu mati

Please follow and like us: