Mendengar Ayat Al-Qur’an Sebagai Terapi Kesehatan Mental & Jiwa

Mendengar Ayat Al-Qur’an Sebagai Terapi Kesehatan Mental & Jiwa

 

Bagi Anda yang beragama muslim, pernahkah Anda mendengar bahwa ternyata mendengar ayat al-qur’an dapat dijadikan sebagai terapi kesehatan fisik dan mental atau secara tidak lain dapat menyehatkan jasmani dan rohani Anda.

Al-qur’an memang kitab umat muslim yang syarat dengan keajaiban luar biasa didalamnya, bahkan al-qur’an sendiri telah banyak diteliti oleh sejumlah penelitian demi menguak rahasia yang terdapat pada tiap ayatnya.

اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ، خَلَقَ الْأِنْسَانَ مِنْ عَلَقٍ، اقْرَأْ وَرَبُّكَ الْأَكْرَمُ، الَّذِي عَلَّمَ بِالْقَلَمِ، عَلَّمَ الْأِنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ

Artinya: “Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu yang telah menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmu paling mulia. Yang mengajar manusia dengan perantaraan qalam. Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya (manusia tersebut).” (QS. Al-‘Alaq [96]: 1-5)

Berbagai penelitian diketahui telah dilakukan untuk meneliti mengenai keajaiban Al-qur’an salah satunya sebagai obat.

وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْآنِ مَا هُوَ شِفَاءٌ وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِينَ ۙ وَلَا يَزِيدُ الظَّالِمِينَ إِلَّا خَسَارًا

Dan Kami turunkan dari Al Quran suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al Quran itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian. Surat Al-Isra’ Ayat 82

Syaikh Muhammad Al-Amin Asy-Syinqith menjelaskan bahwa maksud obat dalam ayat ini adalah obat untuk penyakit fisik dan jiwa. Beliau berkata, “Obat yang mencakup obat bagi penyakit hati/jiwa, seperti keraguan, kemunafikan, dan perkara lainnya.

Bisa menjadi obat bagi jasmani jika dilakukan ruqyah kepada orang yang sakit. Sebagaimana kisah seseorang yang terkena sengatan kalajengking diruqyah dengan membacakan Al-Fatihah. Ini adalah kisah yang shahih dan masyhur.” (Tafsir Adhwaul Bayan). Sumber

Bagaimana keajaiban Al-qur’an sebagai terapi jiwa dan mental ?

Suatu penelitian yang dilakukan oleh Alfred A. Tomatis yang berasal dari Prancis. Ia menyimpulkan bahwa indra pendengaran adalah indra yang sangat penting bagi manusia. Kenapa? Hal ini karena dari pendengaran dapat mengatur seluruh tubuh dari getaran suara yang diterima termasuk syaraf.

Setiap organ tubuh manusia memiliki getaran-getaran yang khas. Setiap organ tubuh mengatur dirinya dengan getaran-getaran tertentu. Hal yang sangat mengejutkan bahwa suara yang paling efektif untuk mengembalikan ketidakseimbangan getaran di dalam tubuh adalah suara manusia itu sendiri.

Pada pengaruhnya terhadap kesehatan fisik dan mental, lantunan alquran terdiri dari frekuensi yang diterima oleh telinga manusia, frekuensi ini nantinya akan sampai ke otak dan kemudian otak akan mengaktifkan kerja sel tubuh. Ini adalah sistem yang paling mengejutkan yang diberikan oleh Allah kepada manusia.

Di awali dengan penelitian Dr. Al Qadhi dari Amerika Serikat. Ia berhasil membuktikan bahwa hanya dengan medengarkan lantunan alquran, baik ia adalah penutur asli bahasa arab atau non arab dapat meraskan manfaat dan perubahan fisiologi yang sangat baik.

Penelitian dari Dr. Al Qadhi ini diperkuat kembali oleh penelitian Muhammad Salim yang penelitiannya sudah dipublikasikan di Universitas Boston. Objek dari penelitian beliau adalah 5 orang sukarelawan yang terdiri dari 3 oranng pria dan 2 orang wanita. Mereka semua tidak tau sama sekali bahasa arab dan mereka juga tidak mengetahui apa makna dari alquran yang dibacakan.

Lantunan alquran ini diperdengarkan sampai 210 kali yang dibagi menjadi 2 sesi. Yaitu dengan membacakan alquran dengan tartil atau sesuai dengan hukum bacaannya dan membacakan sesuatu yang bukan dari alquran. Kesimpulan dari penelitian ini mengatakan bahwa responden memperoleh ketenangan jiwa sampai 65 persen ketika mendengarkan lantunan alquran, dan hanya mendapatkan 35 persen ketika mendengarkan lantunan bahasa arab yang bukan dari alquran.

Penelitian yang terakhir adalah penelitian yang dilakukan oleh Dr. Nurhayati dari Malaysia yang meneliti perkembangan bayi berusia 48 jam. Bayi tersebut diperdengarkan lantunan alquran, dan hasilnya menunjukan bahwa bayi menunjukan respon tersenyum dan juga menjadi lebih tenang. Sumber

Penasaran ? Anda bisa mendengar ayat Al-qur’an berikut …

Semoga bermanfaat 🙂

Baca juga yaaaa :

Sehat dimulai dari sekarang, jangan nanti, keburu mati

Posted by Toniantonio Health’s Blog

Mendengar Ayat Al-Qur’an Sebagai Terapi Kesehatan Mental & Jiwa

Please follow and like us:

Toniantonio

Blogger, internet marketer & herbalis. Sehat dimulai dari sekarang, Jangan nanti @ toniantoniohealth.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *